rss
email
twitter
facebook

Tuesday, May 21, 2013

Uang, Bank, dan Penciptaan Uang


1. Pengertian Uang dan Bank

Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.

Keberadaan uang menyediakan alternatif transaksi yang lebih mudah daripada barter yang lebih kompleks, tidak efisien, dan kurang cocok digunakan dalam sistem ekonomi modern karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga kesulitan dalam penentuan nilai. Efisiensi yang didapatkan dengan menggunakan uang pada akhirnya akan mendorong perdagangan dan pembagian tenaga kerja yang kemudian akan meningkatkan produktifitas dan kemakmuran.

Pada awalnya di Indonesia, uang —dalam hal ini uang kartal— diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia. Namun sejak dikeluarkannya UU No. 13 tahun 1968 pasal 26 ayat 1, hak pemerintah untuk mencetak uang dicabut. Pemerintah kemudian menetapkan Bank Sentral, Bank Indonesia, sebagai satu-satunya lembaga yang berhak menciptakan uang kartal. Hak untuk menciptakan uang itu disebut dengan hak oktroi.

Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang . Sedangkan menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak

Pasar


Pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan.

Jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.
Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pasar dalam bentuk fisik seperti pasar barang (barang konsumsi). Secara sederhana pasar dapat dikelompokkan menjadi :

a. Menurut segi fisiknya, pasar dapat dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya :
1) Pasar tradisional.
2) Pasar raya.
3) Pasar abstrak.
4) Pasar konkrit.
5) Toko swalayan.
6) Toko serba ada.

b. Sedangkan berdasarkan jenis barang yang dijual, pasar dibedakan menjadi beberapa macam di antaranya:
1) Pasar ikan.
2) Pasar sayuran.
3) Pasar buah-buahan.
4) Pasar barang elektronik.
5) Pasar barang perhiasan.
6) Pasar bahan bangunan.
7) Bursa efek dan saham.

Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya akan melibatkan dua subyek pokok, yaitu produsen dan konsumen. Kedua subyek tersebut masing-masing mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.

Tuesday, April 23, 2013

7. Thrashing

Misalnya sembarang proses  tidak mempunyai frame yang cukup. Meskipun secara  teknis  dapat  mengurangi  jumlah  frame  yang  dialokasikan  sampai  minimum, terdapat sejumlah page yang sedang aktif digunakan.  Jika suatu proses tidak memiliki jumlah frame yang cukup, maka sering terjadi page fault.   Sehingga harus mengganti beberapa page. Tetapi  karena semua page sedang digunakan, harus mengganti page yang tidak digunakan lagi kemudian. Konsekuensinya, sering terjadi page fault lagi dan lagi.  Proses berlanjut page fault, mengganti page untuk page fault  dan seterusnya.

Kegiatan  aktifitas  paging  yang  tinggi  disebut  thrashing. Sebuah  proses mengalami thrashing jika  menghabiskan lebih  banyak waktu  untuk  paging daripada eksekusi.  Efek thrashing dapat dibatasi dengan menggunakan algoritma local (priority) replacement. Grafik terjadinya proses thrashing pada sistem multiprogramming dapat dilihat pada Gambar






Selengkapnya tentang Virtual Memory, silahkan cek:

  1. Adytia Ramadhan - Konsep Dasar Virtual Memory
  2. Assyifa F - Demand Paging
  3. Gerald Imanuel - Unjuk Kerja Demand Paging
  4. M. Bayu - Page Replacement
  5. M. Fadjri - Algoritma Page Replacement
  6. Rahmat - Pengalokasian Frame 
  7. Romi - Trashing

Monday, April 22, 2013

Perilaku Produsen


1. Produsen dan Fungsi Produksi

Produksi adalah usaha menciptakan dan meningkatkan kegunaan suatu barang untuk memenuhi kebutuhan. Dan orang yang menghasilkan barang atau jasa untuk dijual atau dipasarkan disebut produsen. Untuk dapat melakukan kegiatan produksi, seorang produsen membutuhkan  faktor – faktor produksi. Terdapat dua macam faktor produksi yaitu faktor produksi asli dan faktor produksi turunan.

1. Faktor produksi asli
Yang termasuk faktor produksi asli antara lain sebagai berikut :
Alam. Contohnya : tanah, air, udara, sinar matahari, tumbuh – tumbuhan, hewan, barang tambang.
Tenaga kerja. Tanpa adanya tenaga kerja, sumber daya alam yang tersedia tidak akan dapat dirubah atau diolah menjadi barang hasil produksi.

2. Faktor produksi turunan
Yang termasuk faktor produksi turunan adalah modal dan keahlian.

Fungsi Produksi

Fungsi produksi merupakan interaksi antara masukan (input) dengan keluaran (output). Misalkan kita memproduksi jeans. Dalam fungsi produksi, jeans itu bisa diproduksi dengan berbagai macam cara. Kalau salah satu komposisinya diubah begitu saja, maka hasilnya juga akan berubah. Namun, output dapat tetap sama bila perubahan satu komposisi diganti dengan komposisi yang lain. Misalnya penurunan jumlah mesin diganti dengan penambahan tenaga kerja. Secara matematis, fungsi produksi dapat ditulis sebagai berikut :

Q = f(L, R, C, T)

Dimana :
Q         = jumlah barang yang dihasilkan (quantity)
F          = symbol persamaan (function)
L          = tenaga kerja (labour)
R         = kekayaan alam (resources)
C         = modal (capital)
T          = teknologi (technology)

Biaya dan Penerimaan


1. Pengertian Biaya

Biaya adalah kurva yang menunjukkan saling berhubungan antara jumlah biaya produksi dengan tingkat output yang dihasilkan. Sedangkan yang dimaksud dengan biaya produksi adalah semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh faktor-faktor produlsi yang gunanya untuk memproduksi output atau pengeluaran.

2. Macam-macam biaya diantaranya sebagai berikut :

1. Total Fixed Cost (Onkos Total Tetap)Total Fixed Cost atau yang disebut juga biaya total tetap adalah jumlah biaya yang tetap dan yang tidak dipengaruhi oleh tingkat produksi. Sebagai contohnya adalah sewa, penyusutan dan sebagainya.

2. Total Variabel Cost (Biaya Variabel Total)Total Variabel Cost atau bisa juga disebut biaya variabel total adalah jumlah biaya yang dibayarkan yang besarnya berubah menurut tingkah yang dihasilkan. Sebagai contohnya adalah tenaga kerja, biaya bahan mentah dan sebagainya.

3. Total Cost (Biaya Total)Total Cost atau yang lebih dikenal sebagai Biaya total adalah penjumlahan antara biaya total tetap dengan biaya variabel.
TC = TFC + TVC4) 

Average Fixed Cost (Biaya Tetap Rata-rata)Average Fixed Cost atau bisa juga disebut biaya tetap rata-rata adalah biaya tetap yang dibebankan kepada setiap unit output.
AFN = TFC = Q = TINGKAT OUTPUTQ5) 

Average Fixed Cost (Biaya Variabel Rata-rata)Average Fixed Cost atau yang lebih dikenal sebagai biaya variabel rata-rata ini adalah biaya variabel yang dibebankan untuk setiap unit output.
AVC = TVCQ6) 

Average Total Cost (Biaya Total Rata-rata)Average Total Cost atau bisa juga disebut dengan biaya total rata-rata adalah suatu biaya produksi yang dibebankan untuk setiap unit output.
ATC = TCQ7) 

Marginal Cost (Biaya Marginal) Marginal Biaya atau bisa juga disebut dengan biaya marginal yaitu tambahan atau berkurangnya suatu biaya total karena bertambahnya ataupun berkurangnya suatu unit output.
MC = TC = TVCQ Q